Organisasi berkas yang memperbolehkan record diakses oleh lebih dari satu key field. Inti dari organisasi berkas ini adalah, sebuah berkas (file) harus dapat diakses secara langsung (direct) dari berbagai kunci atribut (key field) yang ditentukan.
Misalkan file MAHASISWA yang berisi biodata mahasiswa, harus bisa dicari record data seorang mahasiswa berdasarkan NPMnya, atau NAMAnya atau mungkin ALAMATnya.
Sebuah sistem perbankan yang mempunyai beberapa pemakai (user), seperti kasir, pegawai kredit, manajer cabang, pegawai bank, nasabah dan lain-lain. Semuanya memerlukan akses data yang sama dengan format record:
Kasir
|
Mengidentifikasikan record account menurut nilai ID.
|
Kredit
|
Akses semua record menurut nilai OVERDRAW LIMIT atau semua record account dengan nilai NO SOSIAL SOCIATY.
|
Manajer Cabang
|
Akses semua record menurut Branch dan Type.
|
Pegawai Bank
|
Membuat laporan berkala untuk semua record account yang disortir berdasarkan ID.
|
Nasabah
|
Memerlukan akses recordnya
dengan memberikan ID yang
dimilikinya atau kombinasi dari NAME, NO SOSIAL SOCIATY dan Type.
|
Satu pendekatan yang dapat mendukung semua jenis akses adalah dipunyainya banyak berkas yang berbeda. Setiap berkas diorganisasi untuk melayani satu jenis keperluan.
Maka untuk contoh sistem perbankan di atas harus ada:
u
|
File account yang organisasinya indeks sequential dengan nilai key
ID
|
untuk melayani kasir, pegawai bank dan nasabah.
|
u
|
File account yang organisasinya sequential dengan record diurut menurut
OVERDRAW LIMIT
|
untuk melayani pegawai kredit.
|
u
|
File account yang organisasinya relatif dengan nilai key
NO SOSIAL SOCIATY
|
untuk melayani pegawai kredit.
|
u
|
File account yang organisasinya sequential dengan record diurut menurut
GROUP-CODE
|
untuk melayani manajer cabang.
|
u
|
File account yang organisasinya relatif dengan nilai key
NAME, NO SOSIAL SOCIATY dan TYPE
|
untuk melayani nasabah.
|
Jadi kita mempunyai 5 file, semuanya mempunyai record yang sama. Kelima file itu hanya berbeda dalam organisasi dan cara aksesnya.metode
Ada banyak cara untuk mengorganisasi berkas semacam ini, yaitu dengan cara:
- Inverted
Yaitu dengan cara yang mirip dengan organisasi relative yang satu tabel index-nya berisi key field yang terurut dan sebuah pointer yang menunjuk ke alamat di mana data disimpan. Bedanya, karena di sini dibutuhkan banyak kunci, maka di tabel tersebut disimpan pula kunci-kunci atribut lainnya yang dibutuhkan.
Pengindekan dengan Pengalamatan tidak langsung yaitu:
1. Inversion bisa menggunakan kunci yang bukan nilai yang unik.
Seperti indeks berdasarkan kunci Kode-Group.
2. Struktur Index Inversion menggunakan Pengalamatan tidak langsung
Data Recordnya adalah:
a) Berapa jumlah account dengan kode grup = ‘DT001’?
b) Berapa jumlah cabang ‘NE’?
c) Daftar nilai ID untuk account dengan grup ‘DT002’?
d) Daftar nilai ID untuk account dengan tipe ‘002’?
e) Apakah ID = 198121 mempunyai account dengan tipe ‘002’?
Contoh di atas memerlukan data record dalam pengaksesannya. Agar dapat menjawab pertanyaan di atas dalam hal jumlah (seperti soal a dan b) dan setiap nilai second y dalam indeks multilist mempunyai banyak record dalam link-list di samping penunjuk untuk record pertama dan nilai kunci.
Pengindekan dengan Pengalamatan tidak langsung yaitu:
1. Inversion bisa menggunakan kunci yang bukan nilai yang unik.
Seperti indeks berdasarkan kunci Kode-Group.
2. Struktur Index Inversion menggunakan Pengalamatan tidak langsung
Data Recordnya adalah:
- Multi-List
Contoh File data dengan struktur Multi List:
Dari Tabel Data Record di atas, dapat ditunjukkan file multi-list di bawah ini untuk kunci sekunder Kode-group. Setiap data record mempunyai tempat penunjuk untuk mengakses record selanjutnya.
Nilai kunci harus diurut, struktur indek adalah tabel dengan indirect addressing dan mempunyai hubungan data record yang disusun menurut ID secara menaik. Hasil sebuah struktur multilist adalah sebuah kunci sekunder yang mempunyai nilai unik atau tunggal. Ini berarti ada N data record maka ada N nilai kunci sekunder dalam indeks yang menunjukkan record pertama.
Suatu sifat yang menaik dari multilist bahwa indeks dapat berupa fixed length. Pendekatan multilist memberikan jenis kemampuan akses yang sama dengan pendekatan inverted file tetapi memproses dari 2 jenis file yang berbeda, sbg contoh :
Dari Tabel Data Record di atas, dapat ditunjukkan file multi-list di bawah ini untuk kunci sekunder Kode-group. Setiap data record mempunyai tempat penunjuk untuk mengakses record selanjutnya.
Nilai kunci harus diurut, struktur indek adalah tabel dengan indirect addressing dan mempunyai hubungan data record yang disusun menurut ID secara menaik. Hasil sebuah struktur multilist adalah sebuah kunci sekunder yang mempunyai nilai unik atau tunggal. Ini berarti ada N data record maka ada N nilai kunci sekunder dalam indeks yang menunjukkan record pertama.
Suatu sifat yang menaik dari multilist bahwa indeks dapat berupa fixed length. Pendekatan multilist memberikan jenis kemampuan akses yang sama dengan pendekatan inverted file tetapi memproses dari 2 jenis file yang berbeda, sbg contoh :
b) Berapa jumlah cabang ‘NE’?
c) Daftar nilai ID untuk account dengan grup ‘DT002’?
d) Daftar nilai ID untuk account dengan tipe ‘002’?
e) Apakah ID = 198121 mempunyai account dengan tipe ‘002’?
Contoh di atas memerlukan data record dalam pengaksesannya. Agar dapat menjawab pertanyaan di atas dalam hal jumlah (seperti soal a dan b) dan setiap nilai second y dalam indeks multilist mempunyai banyak record dalam link-list di samping penunjuk untuk record pertama dan nilai kunci.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar