Jumpa lagi dengan saya pada pertemuan hari ini, semoga kalian sehat selalu dan selalu berada pada lindungan ALLAH SWT. Aamiin Yaa Rabbal Alaamiin.
Apasih sistem berkas itu ?????
Ok , Langsung saja kita ke pembahasan.
Sistem berkas adalah suatu sistem untuk mengetahui bagaimana
cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan.
Sistem berkas menyediakan pendukung yang memungkinkan programmer mengakses file
tanpa menyangkut perincian karakteristik penyimpanan dan peralatan pewaktu.
Sistem berkas mengubah pernyataan akses file menjadi instruksi/output level
rendah. Atau dengan kata lain sistem berkas adalah cara untuk mengambil
informasi dari suatu file.Sistem berkas adalah mekanisme penyimpanan online
untuk akses data maupun program yang ada di dalam sistem operasi.
Ada 2 hal yang penting dalam sistem berkas, yaitu :
1. Kumpulan Berkas
Sebagai tempat
untuk menyimpan data.
2. Struktur Direktori
Sebagai informasi
mengenai seluruh berkas.
Jenis Berkas
Jenis Berkas
|
Ekstensi
|
Fungsi
|
Executable
|
exe,bat,bin
|
Siap menjelangkan program bahasa mesin
|
Objek
|
obj,o
|
Dikompilasi, bahasa mesin, tidak terhubung (link)
|
Source code
|
c, cc, java, pas
|
Kode-kode program dalam berbagai bahasa pemprogram
|
Text
|
txt,doc
|
Data text, dokumen
|
Librari
|
Dll, lib, a, so
|
Pustaka rutin untuk programmer
|
Archive
|
zip, tar, arc
|
Berkas yang berhubungan di keompokkan ke dalam
suatu berkas ,dikompress untuk pengarsipan
|
Batch
|
bat, ah
|
Memerintahkan ke commad interpreter
|
Word processor
|
wp, tex, rtf, doc
|
Macam macam format dari word processor
|
Multimedia
|
mpeg, mov, rm
|
Berkas binary yang berisi informasi audio atau A/V
|
Print/view
|
Ps, pdf, jpg
|
Berkas ASCII/ binary dalam format untuk mencetak atau
melihat
|
Tujuan sistem berkas adalah sebagai tempat penyimpanan data
dan data base.
Attribut Pada Berkas
Attribut (variable/string/karakter) berfungsi untuk
memberikan kenyamanan bagi pengguna dan sebagai acuan bagi data yang terkandung
di dalamnya.
Contoh : nama, type, size, waktu, tanggal, dan id.
Ada 3 fungsi model attribut, yaitu :
1. Sebagai pembuatan berkas
2. Modifikasi terakhir yang dilakukan pada berkas
3. Penggunaan terakhir berkas
Koperasi Pada Berkas
Berfungsi untuk mendefinisikan berkas secara tepat perlu
melihat koperasi yang dapat dilakukan pada berkas tersebut.
Sistem operasi menyediakan system calls untuk membuat,
membaca, menulis, mencari, menghapus, dan lain lain.
Ada 6 hal yang harus dilakukan oleh sistem operasi pada
keenam sistem operasi berkas, yaitu :
1. Membuat sebuah berkas
2. Menulis pada sebuah berkas
3. Membaca sebuah berkas
4. Menetapkan kembali sebuah berkas
5. Menghapus sebuah berkas
6. Memendekkan berkas
Jenis Berkas
Klasifikasi Data
Klasifikasi data terbagi atas 3, yaitu :
1. Kelompok Data Tetap
Adalah kelompok
data yang tidak mengalami perubahan data dalam kurun waktu yang lama.
Contoh : Data /
identitas mahasiswa, seperti nama, nim, jenis kelamin, jurusan, fakultas.
2. Kelompok Data Tidak Tetap
Adalah kelompok
data yang mengalami perubahan secara rutin.
Contoh : Data
rancangan studi, seperti semester, tahun ajaran, mata kuliah.
3. Kelompok Data Yang Bertambah Menurut Waktu.
Adalah kelompok
data yang merupakan akumulasi di kelompok data tetap dan akumulasi kelompok
data
tidak tetap.
Contoh : Data
hasil studi, seperti nilai IPK, transkrip nilai.
Klasifikasi File
Klasifikasi file terbagi atas 9, yaitu :
1. Master File
File yang berisi
record yang relatif tetap ada 2 jenis, yaitu :
a. Reference
Master File
Adalah file
yang berisi record yang tak berubah / jarang berubah.
Contoh : berkas
pelanggan yang berisi field nomor rekening, nama dan alamat.
b. Dynamic Master
File
Adalah file yang berisi record yang terus menerus berubah
dalam kurun waktu tertentu berdasarkan
suatu peristiwa transaksi.
Contoh : berkas
stok barang, dll.
2. Transaction File
Adalah
catatan-catatan mengenai transaksi yang terjadi di dalam enterprise tersebut,
saling berelasinya atau berhubungnya
satu atau lebih master file, dan transaction file dapat digunakan untuk
mengupdate master file.
3. Report File
Adalah file yang
berisi data yang dibuat untuk laporan / keperluan user.
File tersebut
dapat dicetak pada kertas printer atau hanya ditampilkan di layar.
4. Work File
Adalah file
sementara dalam sistem.
Suatu work file
merupakan alat untuk melewatkan data yang dibuat oleh sebuah program ke program
lain.Biasanya file ini
dibuat pada waktu proses sortir.
5. Program File
Adalah file yang berisi instruksi-instruksi untuk memproses
data yang akan disimpan pada file lain / pada memori utama. Instruksi tersebut dapat ditulis dalam bahasa tingkat tinggi (COBOL,FORTRAN, BASIC, dan lain-lain), bahasa assembler dan bahasa mesin.
6. text file
Adalah file yang
berisi input data alphanumeric dan grafik yang digunakan oleh sebuah text
editor
program.Text file hanya
dapat diproses dengan text editor.
7. Dump File
Adalah file yang
digunakan untuk tujuan pengamanan (security), mencatat tentang kegiatan pengupdate-an, sekumpulan
transaksi yang telah diproses atau sebuah program yang mengalami kekeliruan.
8. Library File
Adalah file yang digunakan untuk penyimpanan program
aplikasi, program utilitas atau program lainnya.
9. History File
Adalah tempat
akumulasi dari hasil pemrosesan master file dan transaction file.
File ini berisikan
data yang selalu bertambah, sehingga file ini terus berkembang, sesuai dengan
kegiatan yang terjadi
Model Akses File
Model akses file terbagi atas 3, yaitu :
1. Input File
Adalah file yang
hanya dapat dibaca dengan program.
2. Output File
Adalah file yang
hanya dapat dibuat dengan sebuah program.
3. Input / Output File
Adalah file yang
dapat dibaca dari dan ditulis ke selama eksekusi program.
Organisasi File
Organisasi file adalah teknik atau cara yang digunakan
menyatakan dan menyimpan record dalam sebuah file.
Ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu :
1. Sequential
Adalah cara yang
paling dasar untuk mengorganisasikan kumpulan record record dalam sebuah
berkas.Dalam organisasi
berkas sequential pada waktu record ini dibuat, record record direkam secara
berurutan.
Contoh : Lagu yang
ada di kaset.
2. Relative
a. Suatu berkas yang mengidentifikasikan record dengan key
yang diperlukan.
b. Record tidak
perlu tersortir secara fisik menurut nilai key
c. Organisasi berkas relatif paling sering digunakan dalam
proses interaktif.
d. Tidak perlu mengakses record secara berurutan
(consecutive)
e. Sebaiknya di simpan dalam Direct Access Storage Device
(DASD), seperti magnetic disk/drum.
Contoh : Lagu yang ada pada CD (Compact Disk)
3. Indexed Sequential
Adalah satu cara
yang efektif untuk mengorganisasi kumpulan record-record yang membutuhkan akses record secara
sequential maupun secara individu berdasarkan
nilai key.
Contoh : Mencari
arti kata dalam kamus.
4. Multi Key
Adalah organisasi
yang dapat mempunyai sebuah file yang di akses dengan banyak cara.
Contoh : sistem
perbankan yang memiliki banyak pemakai.
Ada 2 cara untuk mengakses tempat teknik dasar organisasi
file, yaitu :
1. Direct Access
Adalah suatu cara
pengaksesan record yang langsung, tanpa mengakses seluruh record yang ada.
Contoh : Magnetic
Disk
2. Sequential Access
Adalah suatu cara
pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record-record di depannya.
Contoh : Magnetic
Tape
Itu saja mungkin pembahasan untuk "Sistem Berkas". Next time kita akan membahas tentang apa lagi yayang akan datang hehehe. Akan banyak artikel lainnya yang menanti
See You Next Time Guysssssss.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar